Kamis, 09 September 2010

Daftar 10 pembunuh terbanyak

1. Thug Behram



Thug Behram (or Buhram)
Country : India
Korban ditemukan : 125
Korban diperkirakan : 931+ :th_107_:
Alasam membunuh : perampokan, pemerkosaan, hobi  , upacara kepercayaan ( tumbal )

2. Elizabeth Báthory nama asli Countess Báthory Erzsébet (Elizabeth).



Country : Hungary
Korban ditemukan : 80
Korban diperkirakan : 650+
Alasan membunuh : untuk diminum darahnya... terutama darah pria dan wanita perawan

3. Dr Harold Shipman



Country : UK [ United Kingdom ]
Korban ditemukan : 613
Korban diperkirakan : 617+

Targetnya adalah pasien, mayoritas dari mereka adalah perempuan tua. Membunuh pasien dengan suntikan mematikan diamorfin.

4. Gilles de Rais



Country : France
Korban ditemukan : 200
Korban diperkirakan : 600+

hidup pada masa Joan of Arc, semua korbannya adalah anak kecil, korban pertamanya adalah 100 anak kecil dan semua korban dibunuh oleh sendirinya.

5. Henry Lee Lucas



Country : US [ United States ]
Korban ditemukan : 11
Korban diperkirakan : 600

korban pertamanya adalah ibunya sendiri. pembunuhan ini sempat menjadi kontroversi antara polisi karena ketidakmungkinan korban yang diperkirakan sekitar 600 sedangkan korban yang ditemukan hanya 11. pada tahun 1983 baru kasusnya diselesaikan sekitar 213 kasus pembunuhan.. tetapi tetap saja korbanyang baru ditemukan hanya 11.

6. Luis Garavito



Country : Columbia
Korban ditemukan : 140
Korban diperkirakan : 300

korbannya adalah anak laki-laki, dengan memberi korban permen korban di bawa jalan-jalan, lalu korban di sodo*i setelah puas korban di bunuh. telah melakukan pembunuhan ini sejak umur 20 tahun.

7. Pedro Lopez



Country : Columbia
Korban ditemukan : 57
Korban diperkirakan : 300

kalo yang ini sebaliknya dari Luis Garavito.. korbannya adalah anak perempuan, dan semua mayoritasadalah tetangganya..

8. H.H. Holmes ato Dr. Henry Howard Holmes



Country : US
Korban ditemukan : 27
Korban diperkirakan : 200

mempunyai ruangan bawah tanah sebagai tempat penyimpanan korbannya, pelaku sebagai pemilik toko obat, korbannya rata-rata adalah wanita yang melakukan aborsi

9. Pedro Rodrigues Filho ato "Pedrinho Matador"



Country : Brazil
Korban ditemukan : 70
Korban diperkirakan : 100+

Korban pertamanya adalah ayahnya, belum ada keterangan kenapa dia membunuh

10. Donald Henry Pee Wee Gaskins, Jr.




Country : US
Korban ditemukan : 7
Korban diperkirakan : 181

Donald Henry Gaskins atau seringkali disebut Pee Wee Gaskins karena bentuk tubuhnya yang kecil adalahseorang pembunuh berantai dari Amerika yang terkait hampir 100 kasus pembunuhan.

Lahir di South Carolina,Gaskins menghabiskan sebagian dari masa mudanya di Sekolah dan Penjara.Tubuhnya yang kecil membuatnya menjadi bahan pelecehan seksual paling cocok di penjaranya ketika itu.Namun,hal ini justru membuat Gaskins muda kesal dan ia berhasil membunuh seorang narapidana yang ditakuti di penjara itu.

Gaskins sebenarnya membunuh bukan karena sebuah paksaan tertentu.Namun ia membunuh karena ia memiliki semacam ‘Lisence to kill’.Jadi intinya ia membunuh bukan ’sepenuhnya’ keinginan dirinya,namun karena sakit mental yang ia punya.Gaskins membunuh banyak anak kecil dan sekurang-kurangnya 1 bayi dengan cara memenggal leher,menusuk tubuhnya,menenggelamkannya kedalam air.

Thug Behram. "Killer"

[Thug_Behram.jpg]
Thug Behram (ca 1765 - 1840), a one time leader of the 'Thuggee Cult' in India is said to have killed up to 931 victims by strangulation with the ceremonial cloth used by his cult. Behram is quoted however as saying that he was in fact 'present' at 931 murders, but only actually committed 125 himself, and actually witnessed about a further 150 being strangled. Behram was hanged for his murders in 1840.
The English word 'Thug' is in fact borrowed from the word 'Thuggee', although the use of the word today differs from the true reality of the 'Thuggee'. The 'Thuggee' were covert and operated as a member of a group, and the term typically referred to the killing of a large number of people in a single operation. This distinguished the term from simple armed robbery as they would target groups of travellers and kill them in one go, before taking their possessions.
Many modern sources describe the Thuggee as a religious cult, however others feel that it was merely the equivalent of modern day organised crime with no particular religious objectives. The Thuggee almost died out as a result of British occupation of India in the 19th century, however it is believed that smaller cells of Thuggee survived until the early parts of 20th century. Another factor in the decline of the Thuggee is the emergence of new forms of travel, mainly the railways, instead of by horses or by foot.

Rabu, 08 September 2010

Wanita Terkejam Sepanjang masa

Elizabeth Bathory, merupakan seorang pembunuh berantai terbesar dalam sejarah, tercatat kurang lebih 650 nyawa manusia melayang sia-sia ditangannya.
Ini adalah pencapaian rekor kasus pembunuhan berantai yang dilakukan oleh seorang individu dengan memakan korban tertinggi sepanjang sejarah umat manusia.

Kakek buyut Elizabeth Bathory adalah Prince Stephen Bathory yang merupakan salah satu Ksatria yang memimpin pasukan Vlad Darcul ketika dia merebut kembali kekuasaan di Walachia seabad sebelumnya.
Orangtua Elizabeth, Georges dan Anna adalah bangsawan kaya raya dan merupakan salah satu keluarga ningrat paling kaya di Hungaria saat itu.

Keluarga besarnya juga terdiri dari orang2 terpandang. Salah satu sepupunya adalah perdana menteri di Hungaria, seorang lagi adalah Kardinal.
Bahkan pamannya, Stepehen kemudian menjadi Raja Polandia.
Namun keluarga Bathory memiliki 'sisi' lainnya yg lebih 'gelap' selain segala kekayaan dan popularitasnya.
Disebutkan bahwa salah satu pamannya yang lain adalah seorang Satanis dan penganut Paganisme sementara seorang sepupunya yg lain memiliki kelainan jiwa dan gemar melakukan kejahatan sexual.

Thn 1575, di usia 15 tahun Elizabeth menikah dengan Count Ferencz Nadasdy yang 10 thn lebih tua darinya.
Karena suaminya berasal dari ningrat yang lebih rendah, maka Count Ferencz Nadasdy menggunakan nama Bathory dibelakangnya.
Dengan demikian Elizabeth bisa tetap menggunakan nama keluarganya yaitu Bathory dan tidak menjadi Nadasdy. Kedua pasangan tsb kemudian tinggal di Kastil Csejthe, yg merupakan sebuah kastil di atas pegunungan dengan desa Csejhte dilembah dibawahnya.
Suaminya jarang mendampingi Elizabeth karena Count Ferencz lebih sering berada di medan pertempuran melawan Turki Usmani (Ottoman).
Ferencz kemudian menjadi terkenal karena keberaniannya di medan pertempuran, bahkan dianggap sebagai pahlawan di Hungaria dengan julukan 'Black Hero of Hungary'.

Elizabeth yg masih muda tentu senantiasa merasa kesepian karena selalu ditinggal sang suami. Disebutkan dia memiliki kebiasaan mengagumi kecantikan nya dan kemudian memiliki banyak kekasih gelap yg melayaninya selama sang suami tidak berada di tempat.
Elizabeth bahkan pernah melarikan diri bersama kekasih gelapnya namun kemudian kembali lagi dan suaminya memaafkannya.
Tapi hal tsb tidak mengurangi ketagihan Elizabeth akan kepuasan seksual. Disebutkan jugaElizabeth menjadi seorang biseksual dengan melakukan hubungan lesbian dengan bibinya, Countess Klara Bathory

Elizabeth kemudian mulai terpengaruh dengan satanisme yg diajarkan olehsalah seorang pelayan terdekatnya yg bernama Dorothea Szentes yg biasadisebut Dorka.
Karena pengaruh Dorka, Bathory mulai menyenangi kepuasan seksual lewat penyiksaan yg dilakukannya terhadap pelayan2 lainnya yang masih muda. Selain Dorka, Elizabeth dibantu beberapa pelayan terdekatnya yaitu : suster Iloona Joo, pelayan pria Johaness Ujvari dan seorang pelayan wanita bernama Anna Darvula, yang merangkap sebagai kekasih Elizabeth.
Bersama para kru S&M-nya, Elizabeth merubah kastil Csejthe menjadi pusat teror dan penyiksaan seksual.
Para gadis2 muda yg jadi pelayannya disiksa dengan berbagai bentuk penyiksaan seperti diikat, ditelanjangi lalu dicambuk dan juga menggunakan berbagai alat untuk menyakiti bagian2 tubuh tertentu.

Tahun 1600, suaminya Ferencz meninggal dan era teror sesungguhnya dimulai. Memasuki usia 40 tahunan Elizabeth menyadari bahwa kecantikannya mulai memudar.
Kulitnya mulai menunjukan tanda2 penuaan dan keriput yg sebenarnya lumrah di usia tsb. TapiElizabeth adalah pemuja kesempurnaan dan kecantikan dan dia akan melakukan apa saja demi mempertahankan kecantikannya.
Suatu saat dengan tidak sengaja seorang pelayaan wanita yg sedang menyisir rambutnya secara tidak sengaja menarik rambut Elizabeth terlalu keras.
Elizabeth yg marah kemudian menampar gadis malang tsb. Darah memancar dari hidung gadis tsb dan mengenai telapak tangan Elizabeth.
Saat itu Elizabeth disebutkan 'menduga dan percaya' bahwa darah gadis muda tsb memancarkan cahaya kemudaan mereka.
Serta merta dia memerintahkan 2 pelayannya , Johannes Ujvari dan Dorka menelanjangi gadis tsb, menarik tangganya keatas bak mandi dan memotong urat nadinya.
Ketika si gadis meninggal kehabisan darah, Elizabeth segera masuk kedalam bak mandi dan berendam dalam kubangan darah.




Contoh replika yang menggambarkan kejadian sesungguhnya dalamkamar mandi ElizabethBathory.


Dia menemukan apa yg diyakininya sebagai 'Rahasia Awet Muda'. Ketika semua pelayan mudanya sudah mati, Elizabeth mulai merekrut gadis muda di desa sekitarnya untuk menjadi pelayan di Kastilnya.
Nasib mereka semuanya sama, diikat diatas bak mandi kemudian urat nadi mereka dipotong hingga darah mereka menetes habis kedalam bak mandi tsb. Elizabeth seringkali berendam didalam kolam darah sambil menyaksikan gadis yg jadi korbannya sekarat meneteskan darah hingga tewas.
Sesekali Elizabeth bahkan meminum darah para gadis tsb untuk mendapatkan 'INNERBEAUTY'.
Lama kelamaan Elizabeth merasa bahwa darah para gadis desa tsb masih kurang baginya. Demi mendapat darah yg lebih 'berkualitas', Elizabeth kemudian mengincar darah para gadis bangsawan rendahan.
Dia kemudian melakukan banyak penculikan thd gadis2 bangsawan utk dijadikan korbannya. Namun hal tsb justru menjadi bumerang baginya karena hilangnya gadis2 bangsawan dengan cepat mendapatkan perhatian dikalangan bangsawan, orang2 berpengaruh hingga Raja sendiri.

Tanggal 30 Desember 1610, sepasukan tentara dibawah pimpinan sepupu Elizabeth sendiri, menyerbu Kastil Csejthe di malam hari.
Mereka semua terkejut melihat pemandangan yg mereka temukan di dalam kastil tsb.
Mayat seorang gadis yg pucat kehabisan darah tergeletak diatas meja makan, seorang gadis lagi yg masih hidup namun sekarat ditemukan terikat di tiang dengan kedua urat nadinya disayat hingga meneteskan darah.
Dibagian penjara ditemukan belasan gadis yg sedang ditahan menunggu giliran dibunuh. Kemudian di ruang basement ditemukan lebih dari 50 mayat yg sebagian besar sudah mulai membusuk.
dan elisabeth pun di taruh di ruang isolasi yang di tutupi tembok dan hanya ada lubang kecil untuk memberi makanan.


dan akhirnya pada tahun 1614 atau setelah 4 tahun elisabeth berada di ruang isolasi. akhirnya dia di temukan meninggal dengan wajah telungkup di lantai. bahkan vlad dracul tidak pernah berkubang atau meminum darah. oleh sebab itu julukan 'vampir' seharusnya di tujukan kepada Elisabeth.